Rabu, 27 Mei 2015

Anak Daerah juga Bisa !!! Part I

Welcome to My Blog,

Setelah sekian lama blog ini didirikan (kayak perusahaan aja), akhirnya bisa diupdate isinya. Awalnya sih cuma ikut trend bikin blog, tapi setelah melalang buana kemana-mana akhirnya kalo sadar kalo berbagi informasi itu penting banget. Contoh kalo lagi mau test kerja ke suatu perusahaan (pengalaman ni yee), kita pasti search everything about that company, kalo anak kekinikan bilangnya googling. Pasti yang dicari benefit, standar gaji, masjid terdekat ( you know lah :D ) dan laennya. Nah kalo info tersebut gak ada, bingung juga kan jadinya hehehe. Namun ini gak berlaku buat orang yang networkingnya luas, mereka gak perlu googling, cukup call, whatsapp, line, bbm atau skype relasinya yang tahu tentang perusahaan tersebut. Kalo agan/aganwati (emang forum kaskus) termasuk golongan umat ini, bisa dikatakan "KEREN".

Okeh, kembali ke laptop. Sesuai judul postingnya "Anak Daerah juga Bisa", saya akan berbagi pengalaman saya sampai terkahir update ni posting yang terbag beberapa part, ya gak penting-penting banget sih. Kalo baik ya di silahkan di ambil positifnya, kalo jelek mohon bisa dikoreksi dan jangan di tiru yah tanpa pengawasan ahlinya (abaikan). "Anak Daerah juga Bisa" mungkin lebih tepatnya perjalanan karir saya di dunia kerja setelah menempuh perkuliahan. Setelah lulus dari salah satu perguruan tinggi negeri di Palembang, yang namanya tidak akan saya sebutkan, atau kita pake inisial saja ya, Politeknik Negeri Sriwijaya disingkat "POLSRI". (itu mah disebut lengkap, aduh mama sayangeeee #abdurSUCI4). Buat yang memerlukan bahan referensi bisa di baca ni Tugas Akhir saya yang berjudul "RANCANG BANGUN ALAT GASIFIKASI BIOMASSA (KAYU KARET) SISTEM UPDRAFT SINGLE GAS OUTLET ( Pengaruh Laju Alir Air pada Venturi Wet Srubber Terhadap Produk Syngas )"


Kembali ke Laptop!!!, padahal laptopnya sudah digondol maling, hiks hiks. Ya semoga malingya bisa mendapat hidayah-Mu, Aamiin. Okeh lanjut setelah lulus dari kampus kesayangan, sama kayak yang lainnya, saya juga menyiapkan diri untuk mencari kerja. Setelah malamar kemana-mana ternyata bener cari kerja itu susah. Kerja yang dimaksud adalah kerja yang layak yah, klo kerja aja bisa dimana aja dan kapan saja, tpi ada yang gaji gak, hehehe. Singkat cerita saya kurang lebih 5 bulan jadi pengangguran, efeknya yah kulit memutih, timbul lemak-lemak disekitar perut, pipih, dan paha serta mulai ada gejala stress. Selama 5 bulan tersebut saya riset apa sih yang menjadi kendala, ternyata jawabannya adalah Ibadah, Networking dan Bahasa Inggris. Ibadah yang dimaksud memperbanyak do'a di 1/3 malam akhir, sholat-sholat sunnah dan yang terpenting mentertibkan ibadah wajib. Networking adalah semua hal yang bisa memberi kita informasi, saran, rekomendasi dari suatu perusahaan bahkan bisa memasukan kita keperusahaan tersebut (you know lah). Selanjutnya kemampuan bahasa Inggris, gak usah panjang lebar pasti semua udah tahu, yang dibutuhkan nilai TOEFL ITP, IBT, TOEIC, IELTS, EPT LIA, ELPT ITB dan lainnya. Namun bisa bercakap-cakap dalam bahasa Inggirs itu yang lebih penting. 

Setelah mencoba apply ke berbagai tempat di Palembang dan sekitar, akhirnya belum ada juga yang memanggil untuk diproses. Hampir tiap jobfair diikuti, hasilnya nihil. Akhirnya saya putuskan untuk merantau ke luar Sumatera. Orang tua berat untuk melepas, namun setelah saya yakinkan mereka memberikan restu dan izin. CATAT!!! ini point yang terpenting, ridhonya Ibu itu ridhoNya Allah, murkanya Ibu itu murkaNya Allah. Berkat ridho kedua oarang tua inilah akhirnya saya bisa seperti sekarang. Emang sekarang seperti apa? Penasaran ? lanjut baca sampai selesai :D. Sebelum berangkat saya coba apply ke semua perusahaan via JobstreetJobsDB dan e-mail, kurang lebih ada 80an perusahaan. Seminggu sebelum berangkat, ada sms masuk yang memberitahukan bahwa ada panggilan test di Bandung, wah seneng banget rasanya, apalagi yang manggil perusahaan minyak luar negeri, H. Ali Burton (you know lah). 

Tepat hari kamis siang, saya berangkat ke Jakarta dengan naik bis Arya Prima (bisnya seukuran Metro Mini), maklum gak ada uang buat naek singa terbang. Setelah diantar kedua ortu ke loket bis, saya pamitan dan berangkat dengan uang saku seadanya dengan perkiraan waktu tempuh perjalanan 18 jam. Dalam perjalanan saya coba untuk menambah networking dengan berkenalan dengan orang-orang, dimulai dari kakak yang duduk disebelah saya. Dan WOW, ternyata dia karyawan di salah satu perusahaan Geothermal. Akhirnya saya dapat informasi tentang perusahaan tersebut, plus email HRD. Tak sampai disini saja, saya juga ketemu  dengan seseorang yang tak sengaja saya lihat memakai jacket "Persinas Asad" yang merupakan aliran bela diri saya juga . Saya hampiri dan berkenalan, tak butuh waktu lama kita jadi akrab dan ternyata dia teman temannya teman sekampung aku (ribet yah). Setelah kapal ferry bersandar di palabuhan, kita pun berpisah, namun sampai sekarang tali siltuhrahmi tetap terjalin. 

Lanjut Part II yah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar